Tuesday, February 2, 2016

Perks of being Jobseeker

Bismillahirahmanirahim….

Setelah sekian lama sudah tidak menulis, izinkan saya membagi pengalaman saya selama menjadi ‘pengangguran’. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang sedang mencari pekerjaan. Saya merasakan mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, sehingga saya ingin membagi pengalaman saya dan semoga, melalui tulisan sederhana saya dapat terus membangkitkan semangat teman-teman semua ya.

Tidak mudah. It was never easy.

Memang tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang kita inginkan. The whole thing was never easy called as a process. Proses akan selalu dirasakan tidak mudah ketika kita masih pada tahap dalam proses itu sendiri. Bahkan, kadang banyak dari kita yang tidak sadar bahwa kita masih ada dalam tahap proses. Banyak yang kurang sabar untuk melalui sebuah proses. Percayalah, jika kita mampu melewati proses tersebut, diri kita menjadi lebih kuat. Namun untuk melewati itu dibutuhkan kesabaran yang ekstra, pikiran dan tindakan yang positif dan doa yang tidak pernah putus.

Dalam proses. Kalau di kepala kalian terdapat pertanyaan-pertanyaan seperti ‘Duh kapan ya gue dapet kerja kaya dia?’ ‘Kok gue ga keterima-keterima ya?’ ‘Ya ampun gue bosen banget di rumah’ ‘Temen-temen gue udah pada sibuk, sedangkan gue masih guling-guling ga jelas’ dan pertanyaan-pertanyaan sejenis itu, maka kalian sedang berada di tahap proses.

Jangan merasa sedih, minder, jiper, tidak percaya diri, malu karena sesungguhnya mereka-mereka itu juga pasti pernah ada di posisi seperti kalian. Percayalah, setiap manusia pasti melewati proses. It’s only matter of time. Ada yang sebentar, ada yang lama. Yang harus kalian ingat dan tanamkan baik-baik dalam diri kalian adalah keyakinan bahwa Tuhan selalu punya rencana terbaik untuk hambanya dan Tuhan selalu tepat waktu. Saya bisa bilang begini bukan karena semena-mena sekarang saya sudah punya pekerjaan. Percaya atau tidak, setelah merekap ternyata saya sudah mengirimkan lamaran pekerjaan sebanyak 120 aplikasi, yang mendapatkan respon panggilan untuk psikotes atau wawancara kira-kira 15 perusahaan sampai akhirnya hanya diterima di 1 perusahaan yang Alhamdulillah sesuai dengan kriteria perusahaan yang saya mau. Jadi bukan karena hanya sekedar sudah diterima, tapi karena saya sudah merasakan melewati proses pencarian kerja itu sendiri. Menganggur kurang lebih 5 bulan terhitung sejak saya sidang akhir atau 3 bulan terhitung sejak wisuda merupakan waktu yang memberikan saya banyak sekali pelajaran.

Sesungguhnya saya sendiri sudah sering dan berulang-ulang kali melontarkan pertanyaan-pertanyaan di atas bahkan tidak jarang saya mengeluh. Tapi… entah kapan, saya sadar, bahwa saya lupa bersyukur. Bersyukur bahwa masih dikasih kesempatan untuk bisa mencari pekerjaan, masih banyak orang-orang di luar sana yang bahkan tidak mendapatkan kesempatan untuk mencari pekerjaan. Banyak hal-hal kecil yang saya lupa syukuri. Maka tetap bersyukurlah kalian wahai teman-temanku para sarjana. Bersyukur kalian bisa mendapatkan gelar sarjana sehingga bisa mencari pekerjaan yang bagus untuk taraf hidup yang lebih baik. Bersyukurlah jika kalian masih mempunyai orang-orang sekitar kalian, terutama orang tua, kakak atau adik, keluarga, pacar atau teman yang tetap mendukung, mendoakan dan mendorong kalian untuk tetap melakukan yang terbaik untuk hasil yang terbaik. Be grateful for every single little things in your life. Sejujurnya, banyak sekali hal-hal dalam hidup yang harus disyukuri walaupun sebagai ‘pengangguran’ belum mendapatkan pekerjaan.

Berbuat baiklah, jangan pernah pelit membagi ilmu atau informasi yang kita dapat. Berbagilah jika ada informasi lowongan kerja kepada teman-teman yang juga membutuhkan. Saling membantu tidak akan ada salahnya, yang namanya rezeki tidak akan pernah tertukar. Percayalah, if you do good, good things will happen to you as well. Maksudnya bukan pamrih loh yaa, dan bukan juga misal kita kasih informasi ke teman kita terus teman kita dapat pekerjaan bukan berarti kalian juga langsung tiba-tiba dapat pekerjaan (walaupun ga menutup kemungkinan kalau memang sudah jalannya) tapi dengan berbuat baik biasanya hal-hal baik akan mengikuti kita dalam aspek apapun bukan hanya soal pekerjaan dan bisa dalam bentuk apapun.

So, bakal banyak banget cobaan dalam mencari pekerjaan. Tapi semua orang pasti mengalami itu. Kalian harus yakin sama diri kalian bahwa kalian mampu melewati ‘proses’ ini. Have a little faith in yourself. Karena kalau bukan kalian siapa lagi? Lagipula dalam hidup semua ada prosesnya sih, from the day you were born until the end of your life. Setelah dapat kerja juga masih banyak proses-proses yang harus dilewati. This is life, be good, stay positive, keep strong and never ever stop to try and pray.

Well, setelah tulisan sok-sok motivasi di atas, (tapi semoga aja beneran bikin kalian termotivasi dan pantang menyerah ya!) saya mau sharing beberapa tips buat jobseeker (saya asumsikan kalian sudah lulus dari studi kalian) ini berdasarkan yang saya alami yaaa siapa tau bermanfaat buat kalian semua Aamin.

  • Siapkan dokumen-dokumen yang lazim diminta perusahaan seperti misalnya: CV, Fotokopi Ijazah, Fotokopi Transkrip, Fotokopi KTP, Cover Letter, Pasfoto terbaru (akan lebih baik jika CV dan cover letter-nya dalam bahasa Inggris
  • Nah, ini optional sih kalau mau kalian buat dua jenis CV yaitu CV Formal (Tips untuk CV Formal, buatlah seringkas mungkin kalau bisa hanya 1-2 halaman namun tetap informatif dan menarik ya) seperti biasa dan Creative CV yaitu CV dalam bentuk yang tidak biasa (ada unsur kreativitasnya agar lebih eye-catching dan menarik) Biasanya Creative CV ini digunakan untuk apply ke perusahaan-perusahaan seperti media, majalah, fashion industry, make up industry, broadcast, advertising agency atau perusahaan-perusahaan yang berbau kreativitas.
  • Setelah dokumen-dokumen di atas lengkap, buat lah skala prioritas bidang pekerjaan apa saja yang kalian minati dari prioritas utama sampai terakhir. Misalnya kalau saya sendiri punya skala prioritas perusahaan 1. PR Consultant (Multinasional/Lokal); 2.Multinational Company (FMCG, Fashion); 3. Media dan skala prioritas posisi 1. PR; 2.Management Trainee; 3.Corporate Communication; 4.Account Executive. Jadi fokus saya hanya apply pada perusahaan-perusahaan dengan ruang lingkup seperti itu atau pada posisi-posisi itu saja.
  • Langkah selanjutnya adalah APPLY. Nah, apply pekerjaan juga banyak banget caranya jaman sekarang. Seperti misalnya Jobstreet, LinkedIn, JobsDb, JobsId dan website-website sejenis, silahkan perbagus dan perbaharui resume kalian. Selain itu, kalian juga bisa rajin mengecek website bagian career perusahaan yang mau kalian tuju. Banyak juga perusahaan yang minta dikirim CV melalui E-mail. Nah selain cara-cara online, kalian juga bisa datang ke Job Fair. Nah karena menurut pengalaman pribadi biasanya yang proses rekrutmennya cepat itu dari Job Fair. Tips buat kalian yang mau ke Job Fair adalah lihat dulu dan pastikan perusahaan-perusahaan partisipannya apa saja. Kalau bisa sebelum hari H ke job fair kalian bisa buat daftar perusahaan mana saja yang akan dituju jadi efektif juga pas nanti hari H ke job fair tidak bingung lagi dan jangan lupa ya bawa dokumen yang diperlukan beberapa rangkap. Kalau saya biasanya bawa CV, Fotokopi KTP, Ijazah dan Transkrip diklip jadi satu dan biasanya aku buat 10-15 rangkap untuk sekali job fair.
  • Setelah apply, tunggu saja biasanya nanti ada panggilan untuk psikotest atau interview. Nah di masa-masa menunggu itu kalian bisa latihan psikotes dari internet atau buku yang banyak dijual di toko buku. Selain itu kalian juga bisa baca-baca tips untuk mengahadapi interview. Biasanya buat fresh graduates tidak jauh-jauh pertanyaannya berdasarkan CV jadi kalian bisa memperkirakan apa pertanyaan dan bagaimana kalian menjawab pertanyaan tersebut. Jadi ketika nanti interview, kalian sudah ada bayangan akan memberikan jawaban seperti apa dan yang terbaik. Sebenarnya untuk menghadapi pertanyaan interview itu intinya be wise sih. Oh ya kadang ada juga perusahaan yang mengadakan tahap FGD atau Forum Group Discussion nah kalau untuk itu biasanya nanti kita akan dikasih suatu kasus di hari H dan mencari solusi permasalahannya. Tips FGD menurutku sih sama seperti umumnya sih, aktif tapi tidak mendominasi dan lagi-lagi be wise. Hehehe.
  • Setelah kalian melewati tahap-tahap seleksi, kalian tetap bisa sambil apply-apply ke perusahaan lain dan juga berdoa supaya diberikan jalan terbaik untuk kalian. Dan jangan lupa SABAR. Karena proses ini memang tidak mudah, tidak sebentar dan pada akhirnya akan meberikan hasil yang terbaik dan indah pada waktunya kok. In time everything will be fine, indeed.
Segitu aja sih kalau berdasarkan pengalaman saya, semoga tulisan saya yang seadanya ini bisa membantu kalian melewati ‘proses’ pencarian kerja ya. I wish you luck all!



No comments:

Post a Comment